Jl. Kenari No. 77, Muja-muju, Umbulharjo, Yogyakarta

Jam Operasional

Senin - Jumat: 06.45 AM - 18.00 PM Sabtu: 07.00 AM - 16.00

Bolehkah Anak Makan Kue Dan Makanan Khas Lebaran?

Tips Memilih Makanan Lebaran untuk Anak

Hari raya idul fitri identik dengan berbagai hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, ketupat, kue kering dan aneka minuman manis. Bagi orang dewasa mungkin makanan tersebut sudah biasa dikonsumsi, namun bagi anak-anak terutama balita orang tua tetap perlu bijak dalam memilihkan makanan agar kesehatan si kecil tetap terjaga.

Perubahan pola makan saat lebaran seringkali membuat anak mengkonsumsi terlalu banyak makanan berlemak, bersantan atau terlalu manis. Jika memperhatikan hal ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, batuk, atau menurunnya nafsu makan anak setelah hari raya.

Menjelang hari raya idul fitri tahun ini, banyak ayah/bunda yang sadar akan pentingnya menu sehat untuk anak-anak. Menurut kementrian kesehatan,  asupan gizi seimbang selama libur panjang bisa mencegah masalah pencernaan pada anak.

1. Apakah Semua Makanan Lebaran aman Di konsumsi anak-anak?

Memilih Makanan saat lebaran untuk anak ayah bunda perlu memprioritaskan gizi seimbang, membatasi gula atau santan dan memastikan kebersihannya. Berikan Makanan berserat seperti sayur bayam, brokoli, wortel juga buah-buahan seperti Pepaya, apel atau pir. Jangan lupa air putih juga sangat penting ya ayah bunda. Untuk camilan atau kue ayah bunda bisa pilihan dengan tekstur yang lembut, tidak tinggi gula serta mengunakan pemanis dan pewarna alami untuk mencegah sembelit dan masalah pencernaan selama hari raya.

Penelitian menunjukan bahwa asupan gula berlebihan pada anak dapat meningkatkan resiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu asupan konsumsi kue lebaran pada anak menjadi hal yang krusial.

2. Apakah Ada Dampaknya jika Anak-anak mengkonsumsi Malanan dengan Gula Tinggi?

Kue lebaran umumnya mengandung ,agar gula tinggi yang tidak aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Konsumsi gula berlebihan pada anak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti :

  • Obesitas: Asupan kalori yang tinggi dari gula dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak sehat.
  • Karies Gigi : Gula merupakan faktor utama penyebab kerusakan gigi pada anak. Bakteri di ulut memfermentasi gula, menghasilkan asam yang merusak enamel gigi.
  • Gangguan Metabolik : Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan resiko penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2.

Organisassi Kesehatan Dunaia atau WHO merekomendasikan agar asupan gula bebas pada anak di batasi kurang dari 10% dari total energi harian. Penguranagan lebih ,anjut hingga di bawah 5% dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan. Sebagai ilustrasi untuk anak dengan kebutuhan energi 1.800 kalori per hari, 5% setara dengansekitar w2,5 gram atau wekitar 5-6 sendok teh gula.

3. Adakah Tips Memilih Makanan untuk Anak saat Lebaran?

Berikut beberapa tips memilih Makanan yang sehat untuk anak saat lebaran:

a. Pilih Makanan dengan Santan Secukupnya

Makanan khas lebaran banyak menggunakan santan, seperti opor atau lainnya. Anak tetap  boleh mencicipi, tetapi sebaiknya dalam porsi kecil agar tidak terlalu berat bagi sistem pencernaannya.

b. Batasi Konsumsi Kue Kering dan Makanan Manis serta Makanan Tinggi Gula

Kue nastar, wafer, sirup, minuman bersoda dan berbagai Makanan dan Minuman manis lainnya memang menggoda bagi anak-anak. Namun konsumsi berlebihan dapat menyebabkan sakit tenggorokan atau membuat  anak cepat kenyang dan menyebabkan tidak mau makan makanan utama. Ayah bunda bisa memilih kue yang menggunakan akan pemanasan alami, atau memiliki gula yang lebih rendah.

c. Perbanyak Makan Buah dan Sayur serta Air putih

Di sela-sela menikmati hidangan lebaran, ayah bunda sebaiknya tetap menyediakan buah-buahan seperti: Pepaya, melompat, apel dll. Buah-buahan mengandung serat dan nutrisi penting lai nya yang baik untuk kesehatan anak, buah juga membantu menjaga pencernaan Anak tetap sehat.

d. Perhatikan Jadwal Makan Anak

Usahakan  anak tetap makan di waktu yang mendekati jadwal biasanya agar pola makannya tetap teratur.

e. Hindari Minuman Bersoda atau Terlalu Manis.

Saat lebaran seringkali tersedia sirup atau Minuman kemasan lainnya. Sebaiknya anak lebih sering diberikan Air putih atau jus buah tanpa gula berlebihan.

Lebaran adalah momen bahagia untuk berkumpul bersama keluarga. Anak-anak tentu boleh menikmati hidangan khas lebaran, namun tetap dengan pengawasan orangtua. Dengan memilih makanan yang tepat dan seimbang anak tetap dapat menikmati usasan lebaran den sehat, ceria dan penuh energi.

Orangtua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan anak. Dengan memberikan contoh pola makan sehat dan membuat pilihan makanan yang bijak selama lebaran, anak akan lebih mudah mengikuti dan memahami pentingnya menjaga kesehatan  melalui asupan makanan yang tepat.

 

REFERENSI

  1. https://herminahospitals.com/id/articles/bolehkah-anak-makan-kue-lebaran-ini-panduan-gizi-yang-tepat.
  2. https://www.who.int/news/item/04-03-2015-who-calls-on-countries-to-reduce-sugars-intake-among-adults-and-children?utm_source=chatgpt.com
  3. https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-anak/batasi-anak-makan-kue-kering-lebaran-ini-alasannya?srsltid=AfmBOoqYSfC7iDM2hXp_Nx9sQ9-1Z3Mm3np8FYCuJdpuWKyPjmKpfxuU
  4. https://iris.who.int/bitstream/10665/149782/1/9789241549028_eng.pdf?utm_source=chatgpt.com

 

Oleh :
Miss. Isnaini M, Amd.Keb
Kepala Cabang Alifa MBDC Gamping

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment


slot gacor