Jl. Kenari No. 77, Muja-muju, Umbulharjo, Yogyakarta

Jam Operasional

Senin - Jumat: 06.45 AM - 18.00 PM Sabtu: 07.00 AM - 16.00

Tips Mudik Tanpa Tantrum

Mudik merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh banyak keluarga di Indonesia pada saat menjelang hari Raya Idul Fitri. Mudik merupakan moment yang paling dinantikan oleh banyak orang. Namun untuk orang tua, seringkali mudik menjadi tantangan perjalanan jauh. Terlebih lagi jika orang tua memiliki baby dan toddler.

Rutinitas yang berbeda baik dari jam tidur, makan dan juga kegiatan menjadi penyebab anak-anak lebih mudah rewel. Apalagi jika jarak perjalanan jauh yang menyebabkan anak lelah sehingga anak menjadi tantrum.

tantrum merupakan reaksi emosi yang dirasakan anak-anak jika merasa lelah, lapar, bosan, bahkan tidak nyaman. Faktor tersebut sering muncul ketika perjalanan mudik, sehingga resiko tantrum pada saat perjalanan juga ada.

Dari sebuah penelitian, terdapat 2.000 orang tua merasakan bahwa faktor kebosanan dan lapar yang menjadi penyebab paling banyak ketika anak tantrum di perjalanan.

Ada beberapa tips yang dapat diterapkan agar dapat mengurangi resiko anak tantrum di perjalanan.

1. Mempersiapkan anak sebelum perjalanan

Sebelum melakukan perjalanan mudik, ada baiknya orang tua memberikan pengertian kepada anak terkait perjalanan yang akan ditempuh dan beberapa resiko perubahan kegiatan baik jam tidur maupun jam makan anak. Hal tersebut dilakukan agar anak dapat dengan mudah menerima perubahan yang akan dialami ketika perjalanan mudik. Contoh kecil komunikasi yang dilakukan untuk mempersiapkan anak sebelum perjalanan, yaitu:

  • Kendaraan yang akan digunakan
  • Perjalanan akan memakan waktu yang cukup lama
  • Resiko yang akan muncul yaitu lapar, ingin buang air kecil harus bisa disampaikan

Memberikan penjelasan mengenai alur perjalanan kepada anak akan memudahka anak untuk memahami situasi baru dan mengurani kecemasan anak serta mengurasi resiko tantrum anak di karenakan anak akan merasa aman.

2. Membawa barang favorit anak

Membawa barang favorit anak akan membuat anak-anak menjadi tenang dikarenakan mereka membawa barang bawaan yang familiar sehingga mereka merasa aman. Membawa barang bawaan favorit anak akan menciptakan suasana perjalanan yang berbeda namun seperti rutinitas biasa. Biasanya barang bawaan favorit anak akan membantu anak tetap terstimulasi dan tidak cepat bosan selama perjalanan panjang.

3. Siapkan Snack dan Minuman

Rasa lapar merupakan faktor terbanyak yang menyebabkan tantrum anak pada perjalanan mudik, terlebih jika perjalanan jauh. Jika anak merasa lapar maka besar kemungkinan emosi anak juga tik stabil dan menyebabkan perjalanan mudik terganggu. Oleh karenanya, penting untuk menyiapkan snack dan minuman yang dibutuhkan anak agar dapat meminimalisir rasa lapar saat dalam perjalanan jika belum memungkinkan untuk mengambil istirahat di rest area. Orang tua perlu menyiapkan beberapa snack yaitu snack sehat, buah, susu, air mineral dan cemilan sehat atau favorit anak. Membawa makanan dan snack dapat membantu menunda munculnya tantrum saat mudik

4. Siapkan hiburan saat perjalanan

Jika orang tua membawa anak pada usia golden age dan terlebih anak usia 2-4 tahun, pasti anak akan sering merasa bosan dalam perjalanan. Sebaiknya, orang tua membawa hiburan atau mainan yang disukai anak agar tidak mudah merasa bosan. Orang tua bisa membawa barang sebagai seperti: mainan favorit, buku cerita, crayon dan buku gambar, permainan sederhana atau cerita audio. Namun perlu diperhatikan tetap tidak disarankan untuk memberikan gadget supaya terhindar dari tantrum berkepanjangan.

5. Memberikan Perhatian dan Kenyamanan Emosional

Saat anak sudah menunjukkan tanda-tanda tantrum, sebaiknya bunda dan ayah menyempatkan diri untuk memberikan sentuhan berupa pelukan, menggendong dan menenangkan anak sehingga anak merasa diperhatikan. Hal tersebut juga dapat menurunkan emosi anak jika merasa tidak nyaman. Sentuhan fisik orang tua terhadap anak dapat membantu melapsakan hormon oksitosin yang meningkatkan rasa nyaman dan kedekatan emosional antar keduanya sehingga anak dapat merasa aman dan nyaman.

Perjalanan mudik yang jauh dengan sang buah hati memang memerlukan persiapan lebih matang. Orang tua juga sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang dapat memicu anak tantrum, sehingga sebelum melakukan perjalanan dapat mempersiapkan solusi untuk kebutuhan anak. Namun, mudik dengan anak bukan berarti merepotkan ya bunda. Jika sudah melakukan persiapan matang dengan segala kebutuhan anak, perjalanan mudik menjadi momen berkesan dan menyenangkan.

 

Sumber:

 

Oleh : Miss Noor Fitriana, M.Pd
Kepala Cabang Alifa MBDC Kenari

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment


slot gacor