Saat ini, banyak sekali Ibu yang bekerja dan bingung membagi waktu untuk keluarga, terutama untuk anaknya. Salah satu cara agar ibu tetap bisa bekerja dan anak tetap ada yang mendampingi yaitu menitipkan anak ke Daycare.
Hampir seluruh hari anak dihabiskan di Daycare. Dan Ibu yang bekerja merasa khawatir karena tidak punya banyak waktu bersama anak bahkan tidak bisa membangun hubungan dekat dengan anak.
Sebenarnya perasaan yang dirasakan ibu masih wajar. Namun kekhawatiran itu bisa terjawab. Kedekatan antara ibu dan anak bukan dari waktu yang diberikan paling lama. Namun bisa terjalin meski dengan durasi singkat dan berkualitas antara keduanya.
Kedekatan antara Ibu dan anak akan tetap bisa terasa hangat, meskipun anak banyak menghabiskan waktu di Daycare.
Kedekatan Ibu dan Anak Sangat Penting
Para ahli perkembangan anak menjelaskan bahwa pada usia 0-3 tahun merupakan periode penting dalam pembentukan ikatan atau bonding kepada anak. Pada masa ini, anak belajar mengenali siapa yang memberi rasa aman dan kasih sayang.
Kebaikan-kebaikan yang diberikan Ibu kepada anaknya akan membentuk ikatan emosional yang kuat dengan Ibu. Ikatan ini akan membuat anak merasa aman dan nyaman setiap waktu. Ketika hal tersebut dibangun dengan baik akan berdampak bagi kesehatan mental anak saat ia dewasa nanti.
Ikatan yang dibentuk sejak awal bermula dari sentuhan, tatapan, suara dan perhatian yang tulus dari Ibu kepada anaknya. Bagi Ibu, ikatan yang kuat dengan anak dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam merawat anak dan membantu mencegah depresi setelah melahirkan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kedekatan Ibu dan anak berpengaruh terhadap psikososial anak. Anak dapat berkembang lebih sehat dan menurunkan resiko masalah perilaku.
Apakah Daycare bisa Mengurangi Kedekatan Ibu dengan Anak ?
Sebagai orang tua, pasti punya pertimbangan sebelum memilih untuk menitipkan anaknya ke Daycare. Namun yang perlu diketahui orang tua, ternyata anak yang dititipkan di Daycare memiliki kemungkinan kecil untuk masalah emosional dan dapat beradaptasi dengan baik saat bertemu dengan teman sebayanya.
Banyak orang tua merasa bersalah menitipkan anaknya ke Daycare, mereka khawatir jika anak tidak diperhatikan bahkan merasa kurang kasih sayang. Pada kenyataannya, anak memang dapat membangun hubungan baik bersama pendamping di Daycare namun Ibu tetap menjadi sosok utama dalam kehidupan anak.
Ikatan dapat terbentuk dari pemberian sentuhan dengan penuh perhatian dan kasih sayang secara konsisten. Ibu tetap punya peran penting untuk membentuk perilaku anak. Dari pertemuan yang mungkin singkat saat Ibu dan anak di rumah dengan kualitas yang baik, maka anak akan tetap tumbuh menjadi pribadi yang baik seperti mampu percaya diri, kemampuan bersosialisasi, dan perkembangan emosional anak di masa depan.
Dengan dukungan yang tepat dari orang tua, Daycare dapat menjadi tempat tumbuh tumbuh kembang anak tanpa mengurangi kedekatan antara Ibu dan anak.
A. Waktu yang Berkualitas Lebih Penting dari Pada Waktu yang Lama
Quality time adalah salah satu cara menjaga kedekatan Ibu dengan anak. Cara tepat memberikan perhatian secara penuh dan benar walaupun tidak memerlukan durasi lama misalnya
- Ibu mau menjadi pendengar yang baik saat anak bercerita, tanpa memegang handphone.
- Mengajak anak untuk membaca buku bersama.
- Mengajak anak mengungkapkan perasaannya.
Hal-hal sederhana di atas dapat membentuk ikatan emosional antara Ibu dan anak.
B. Cara Menjaga Kedekatan dengan Anak
Berikut beberapa cara yang dapat Ibu lakukan :
1. Luangkan waktu untuk mendengarkan anak bercerita
Ibu bisa menanyakan kepada anak tentang kegiatan yang dilakukan selama di Daycare, tanyakan bagaimana perasaannya selama di sekolah apakah anak happy bersama teman-teman dan pendamping. Dengan mendengar apa yang diceritakan, anak akan merasa semua pengalaman dan hari yang dia hadapi adalah hal penting bagi Ibu.
2. Bermain bersama
Bermain sangat banyak manfaatnya untuk perkembangan anak. Bahkan bermain dengan Ibu menjadi salah satu moment yang ditunggu anak. Hal ini akan menjadi menyenangkan jika Ibu ikut terlibat saat anak bermain dan anak merasa jadi lebih akrab dan dekat dengan Ibu.
3. Berikan sentuhan fisik
Salah satu interaksi yang baik selain komunikasi yang benar adalah dengan memberikan sentuhan fisik langsung ke anak.
Misal dengan memeluk, menggendong, dan mencium anak. Dengan sentuhan fisik seperti ini, anak akan merasa aman dan nyaman bersama Ibu.
4. Sambut anak dengan penuh kehangatan
Saat penjemputan dari Daycare, anak akan bertemu dengan Ibu. Ini waktu yang dinantikan oleh anak. Ibu bisa memberikan sambutan yang hangat untuk si kecil dengan sapaan yang ceria dan pelukan, dengan begitu anak merasa bahwa ia di hargai dan dirindukan kehadirannya.
5. Bangun komunikasi dengan pendamping di Daycare
Hal ini menjadi sangat penting, agar anak merasa seluruh kegiatan dan kebiasaan anak di Daycare dan di rumah saling terhubung, informasi yang didapat dari Daycare dapat menjadi percakapan selanjutnya antara Ibu dan anak saat di rumah.
Daycare Adalah Mitra Orang Tua
Jika anak dititipkan di Daycare, bukan berarti peran Ibu dapat tergantikan. Karena Daycare menjadi pendukung tumbuh kembang anak dalam kehidupannya. Manfaat yang dapat dirasakan dari anak yang dititipkan di Daycare yaitu, anak mampu bersosialisasi dengan baik, menjadi anak yang disiplin karena sudah terbiasa mengikuti kegiatan yang terjadwal, memahami arti berbagi, dan membentuk motorik dan sensoriknya berkembang sesuai usianya.
Adanya Daycare bukan menjadi penghalang pembentukan ikatan atau bonding antara Ibu dan anak. Yang paling penting bukan lagi soal waktu panjang yang diberikan, namun waktu yang berkualitas dari hubungan yang dibangun antara Ibu dan anak.
Apa bila Ibu memberikan perhatian, kasih sayang, dan waktu yang berkualitas tiap harinya, sosok Ibu tidak akan bisa tergantikan karena Ibu menjadi pilihan yang paling dekat, aman dan nyaman bagi anak.
Yang anak butuhkan bukan hanya kehadiran fisik setiap saat namun hubungan yang hangat, perhatian, dan kasih sayang yang tulus dari seorang Ibu.
Dengan begitu, semua akan tetap terjaga meskipun anak berada di Daycare dalam waktu yang lebih lama.
Sumber :
- https://socialconnect.id/articles/pentingnya-menjaga-ikatan-antara-ibu-dan-anak
- https://www.haibunda.com/parenting/20181011190416-62-26622/kaitan-dititipkan-di-daycare-dengan-perilaku-anak
- https://www.tki-almuhajir.sch.id/index.php?id=artikel&kode=124
- https://www.halodoc.com/artikel/ini-tips-menjaga-kedekatan-emosional-ibu-dan-anak
Oleh Miss Astri
Kepala Cabang Alifa MBDC Jakal 2 (Gentan)




