Jl. Kenari No. 77, Muja-muju, Umbulharjo, Yogyakarta

Jam Operasional

Senin - Jumat: 06.45 AM - 18.00 PM Sabtu: 07.00 AM - 16.00

Belajar bersedekah, sebagai penguat iman dan akhlak anak sejak dini

Belajar bersedekah bagi anak

Bersedekah dapat membersihkan hati serta dapat mencegah diri dari kesombongan dan ketamakan duniawi. Bersedekah merupakan bagian dari kegiatan amal dan berbegai rezeki dalam memperkuat iman untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan. Melalui bersedakah, kita mendapatkan pahala dalam beribadah dan juga dalam mencegah dari ketamakan serta dapat memperkuat iman individu.

Belajar bersedekah bagi anak merupakan salah satu proses mendidik akhlak anak untuk saling mengerti berbagi terhadap sesama dan mengerti bahwa ada diantaranya orang-orang yang kurang beruntung.

Pembiasaan sedekah bagi anak

Pembiasaan sedekah bagi anak sejak dini sangat besar manfaatnya, diantaranya adalah:

1. Mengajarkan konsep sederhana tentang berbagi kepada sesama

Konsep berbagai kepada sesama sangat perlu diajarkan kepada anak salah satu tujuannya adalah untuk membentuk karakter peduli terhadap sesama. Dengan diajarkan melalui kalimat-kalimat sederhana dan pembiasaan dalam aktivitas sehari-hari, anak dilatih untuk menumbuhkan rasa empati. Selain itu mengajarkan konsep sedeerhana juga dapat mengembangkan kemampuan sosial anak. Melalui kegiatan sederhana bergantian mainan, berbagi makanan dan memasukkan koin ke kotak amal merupakan contoh mengajarkan konsep berbagi kepada anak.

2. Menanamkan akhlak yang baik

Mengajarkan bersedekah kepada anak artinya kita sedang menanamkan akhlak yang baik terhadap anak. Mengajarkan bersedekah bukan hanya mengenai perihal  jumlah dalam bersedekah, namun mengenai perasaan peduli dan empati terhadap anak. Rasa peduli yang tumbuh dalam diri anak menjadi satu karakter baik yang tertanam di benak anak. Melalui sedekah, akhlak yang baik yang tumbuh di diri anak bukan hanya peduli, melainkan sifat  ber-empati, ikhlas, rendah hati dan syukur.

3. Mengenalkan nilai berbagi sejak dini

Pada usia dini, anak-anak berada di fase memahami tentang kepemilikan sesuatu. Anak-anak memahami mengenai “punyaku” dan “punyaku”. Pada saat ini lah fase paling cocok untuk mengenalkan rasa sikap berbagi kepada anak. Mengenalkan nilai berbagi tidak hanya melalui ‘meminjamkan’, namun bisa juga dengan ‘memberi’. Pada fase ini, anak-anak lebih mudah mengingat dengan cara ‘meniru’, sehingga orang tua perlu melibatkan anak secara langsung dalam bersedekah, dengan contoh membiarkan anak menolong atau beramal di kotak amal.

4. Melatih empati dan kepedulian

Empati merupakan kemampuan untuk merasakan dan memahami orang lain hingga timbullah rasa kepedulian. Rasa empati dan peduli terhadap sesama sangat bagus di ajarkan kepada anak-anak. Untuk menumbuhkan rasa empati dan peduli terhadap anak, perlu adanya dorongan dari orang tua dimana kita harus melatih berbagai hal, diantaranya adalah melatih anak untuk belajar peka, anak harus mampu memahami bahwa tidak semua orang memiliki hal yang sama dengannya, anak mampu peduli terhadap orang lain dan anak mampu merasakan bahagia setelah memberi.

Pemahamah bersedekah sedini mungkin bukan hanya mengajarkan anak mengenai memberi namun melatih dan menumbuhkan sikap anak dari empati, rasa syukur, peduli dan akhlak yang baik. Jika dibiasakan secara konsisten baik di rumah maupun diluar, tentunya anak akan lebih memahami dan terbiasa untuk berbagi. Melalui kegiatan sederhana seperti memasukkan koin ke kotak sedekah, berbagi makanan, atau membantu teman, anak belajar bahwa berbagi adalah perbuatan mulia yang membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain.

Sumber :
1.https://kotayogya.baznas.go.id/artikel/show/mengajarkan-anak-tentang-fidyah-sejak-dini-pendidikan-akhlak-di-rumah
2.https://s3paud.fip.unesa.ac.id/post/mengajarkan-anak-berbagi-kapan-dan-bagaimana-caranya
3. The Whole-Brain Child _ Daniel J. Siegel & Tina Payne Bryson
4. UNICEF – Program Social and Emotional Learning (SEL)

Oleh : Miss Noor Fitriana, M.Pd
Kepala Cabang Alifa MBDC Cabang Kenari

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment


slot gacor