Gema takbir mulai terdengar samar samar dan mulai dikumandangkan setelah sholat ashar di masjid serta mushola pada Ramadhan di hari terakhir , anak anak kecil mulai disibukkan dengan persiapan malam takbiran, pertanda hari kemenangan yang dinanti oleh seluruh umat muslim akan segera tiba , setelah sebulan penuh menahan lapar dan dahaga, saatnya kita bertemu dan menyambut hari Raya Idul Fitri dengan hati yang bersih
Aroma kue kering dan kupat opor serta dengan sambal kentang gorengnya sudah mulai tercium dari dapur rumah, persiapan demi persiapan mulai dilakukan mulai dari berburu baju baru sampai dengan bersih bersih ruang tamu beserta tirainya , ruangan rumah yang biasanya sepi akan diramaikan dengan hadir nya tawa, canda , obrolan hangat saudara saudara kita . Idul fitri identik dengan momen pulang kampung , bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga
Mari sejenak kita renungi perjalanan madrasah spiritual 1 bulan ini, idul fitri tidak hanya sekedar baju baru , makan opor kupat dan mudik ke kampung halaman Namun, Ramadhan 1 bulan penuh ini mengajarkan kita untuk berusaha mendapatkan pahala akhirat minimal membawa perubahan positif , Tindakan dan perbuatan kita serta peningkatan iman dan ibadah kita semua.
Orang – orang yang tergolong merugi setelah ramadhan adalah mereka yang melewati Ramadhan bulan suci ini tanpa mendapatkan ampunan Allah, ibadah yang dilakukan selama Ramadhan kemarin hanya menghasilkan lapar dan haus saja
Ramadhan kemarin kita mampu berlama lama bersama Al quran dengan tilawah qurannya bahkan sampai dengan khatam minimal satu kali dalam satu bulan. Kita juga dengan mudahnya mengeluarkan infaq dan sedekah dari uang pribadi kita di bulan Ramadhan . Ini semua karena kita paham dan sadar arti pentingnya Ramadhan ini
Ramadhan ini mengajarkan kita untuk mengutamakan akhirat tanpa melupakan dunia seperti dalam Qs surat Al qasas 77 ;
yang artinya “ Dan, carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (pahala) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Dari ayat tersebut kita belajar
a. Mengutamakan persiapan kehidupan Akhirat tanpa melupakan ikhitiar kita di dunia,
Idul fitri ini memang perayaan kemenangan tetapi jangan sampai terlena dengan kegembiraan dunia semata karena ada kehidupan akhirat setelah ini
b. Berbuatlah baik sebagai wujud rasa syukurmu
Perbuatan baik yang kita jaga selama Ramadhan kemarin harus juga dijaga dan dilakukan terus menerus selepas ramadhan ini , dengan berakhirnya Ramadhan bukan menjadikan perbuatan baik kita berakhir . sebagaimana Allah juga telah berbuat baik ke kita dengan dipertemukannya kita dengan Ramadhan tahun ini, serta dimudahkan dalam beribadah dan juga diberikan rejeki sehat selama Ramadhan ini
c. Menghindari perilaku boros dan sombong
Ayat tersebut mengajarkan kita untuk tidak melakukan kerusakan termasuk perilaku yang boros serta pamer harta .Perayaan Idul fitri ini seharusnya kita sambut dengan kesederhanaan dan kepedulian terhadap saudara, tetangga dan keluarga kita bukan sebagai ajang pamer, sombong dan merasa diri lebih baik dari orang lain
d. Introspeksi (Muhasabah)
Dlaam ayat tersebut diajarkan bagaimana Ramadhan ini mampu menjadikan kita mempersiapkan kehidupan akhirat dengan sunguh sungguh , seperti sholat yang khusuk, berlama lama dengan tilawah quran dan mentadaburi nya , serta infaq dan sedekah dengan Ikhlas, harta yang kita berikan digunakan untuk ketaatan bukan untuk kemaksiatan bahkan kerusakan .
Jadi marilah Ayah bunda semuanya , Jadikan Moment Idul Fitri ini sebagai lanjutan dari madrasah Ramadhan kemarin , tetap menjaga lisan dan perbuatan baik , tetap melakukan infaq dan sedekah dari harta yang halal, tetap tilawah quran serta mentadaburinya serta halat yang terus dijaga dengan tepat waktu dan khusuk , karena semua ini Adalah persiapan kita di kehidupan akhirat kelak dan kita saat ini tetap menjalani kehidupan dunia sesuai dengan syariat dan aturan yang ada dalam Al quran dan sunnah .
Selanjutnya kami mewakili Direksi, Manajemen dan seluruh Karyawan Alifa Moslem Babypreneur Daycare mengucapkan
Taqabbalhu minna wa minkumshiyaman wa shiyamakum . Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H . Mohon Maaf lahir batin
Semoga kita semua dimudahkan, disehatkan dan tetap semangat dalam mendidik anak anak kita semua agar menjadi pribadi yang lebih baik
Kami juga haturkan terimakasih Terimakasih kepada bapak ibu semua atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai pendamping tumbuh kembang putra putri dari bapak/ ibu semua. Barakallahufiikum
Oleh :
Manager Area Alifa MBDC Yogyakarta
Bpk. Hermawan Budi Listiyanto, S.E




