Memasuki fase MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah moment penting sekaligus penuh tantangan bagi setiap orang tua. Ada yang cemas anak mau dikasih apa, gimana cara buatnya atau nanti anaknya mau nggak ya? Gimana nanti kalau anakku alergi ya? Bagaimana tracingnya? Tenang moms. Itu adalah hal wajar yang dirasakan oleh setiap moms saat memasuki fase ini. Yuk kita bahas bagaimana langkah dan cara menghadapi fase MPASI berikut agar moms lebih tenang.
Kapan Anak Siap MPASI?
Perkembangan setiap anak tidaklah sama satu sama lain. Namun ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa anak siap untuk makan atau mendapatkan MPASI.
1. Sudah mampu mengangkat kepala dengan tegak
Ini menandakan bahwa anak sudah siap mendapatkan MPASI dilihat dari kemampuan mengontrol kepala. Hal ini penting dan perlu diperhatikan karena anak tentu akan menggunakan posisi duduk yang baik saat makan. Maka sangat perlu anak sudah mampu mengangkat kepala dengan tegak, tidak terkulai ke belakang. Moms bisa memperhatikannya sejak newborn sampai usia 6 bulan saat melakukan kegiatan tummy time.
2. Koordinasi Mulut dan Tangan Yang Baik
Hal ini terlihat saat anak sudah mampu memegang sendok dan mendekatkannya ke mulut, atau reflek buka mulut saat melihat sendok atau makanan yang diarahkan ke mulut. Moms pasti sering memperhatikan juga saat anak mencoba memungut apapun yang ada disekitarnya dan berusaha memasukkannya ke mulut. Jangan terburu-buru melarang namun perhatikan dan selalu awasi jika yang akan dimasukkan ke mulut adalah benda-benda yang tidak seharusnya, seperti mainan.
3. Tertarik Melihat Orang Dewasa Makan
Secara psikologis ini adalah hal yang wajar terjadi pada anak saat memasuki usia 6 bulan. Pada usia ini anak sudah mulai menunjukkan rasa penasaran akan apa yang ia lihat terutama saat orang dewasa memasukkan benda padat (makanan) ke dalam mulut. Bahkan anak sudah bisa menirukan gerakan mengunyah.
Bagaimana Memulai MPASI?
MPASI pertama jangan terlalu dibuat ribet moms. Justru awal MPASI adalah hal yang mudah karena teksturnya masih sederhana yaitu puree atau halus dengan satu jenis makanan saja. Moms bisa membuat puree kentang atau nasi kental. Berikut beberapa tips buat moms memulai MPASI dikutip dari prenagen.com :
- Gunakan blender atau food processor untuk menghaluskan makanan
- Pastikan makanan dimasak sampai matang agar moms lebih mudah dalam menghaluskan makanan buat si kecil, dan tentunya tidak membutuhkan waktu lama dalam persiapannya.
- Jangan gunakan bumbu berlebih karena anak belum membutuhkan. Berikan rasa yang natural terlebih dahulu pada anak sebelum dikenalkan dengan berbagai rasa. Biarkan anak mencerna rasa alami dari setiap makanan yang masuk ke mulutnya.
- Menyajikan makanan dalam keadaan hangat dapat membantu mempermudah anak menikmati makanannya.
Konsisten Itu Penting
Banyak moms yang khawatir saat pertama kali anak makan kok tidak habis banyak ya? Kok cuman dikit sih? Tenang ya moms, ini adalah hal umum terjadi. Porsi awal MPASI anak biasanya memang hanya satu sampai dua sendok makan orang dewasa saja. Namun moms bisa memberikannya rutin dengan frekuensi 2 sampai 3 kali makan. Jika anak tidak mau menghabiskan makanannya jangan terlalu dipaksakan ya. Ini masih fase awal, jadi yang harus dilakukan adalah sabar dan konsisten.
MPASI adalah tahapan baru yang pasti dan akan dilewati oleh setiap anak dan moms. Jadi persiapkan dengan baik, perhatikan setiap makanan yang akan diberikan pada si kecil. Nikmati prosesnya, tidak perlu khawatir dan bingung, tetap sabar serta konsisten tidak perlu membandingkan dengan anak yang lain. Setiap anak belajar dan memiliki ritmenya sendiri
Sumber :
- MPASI Bayi 6 Bulan, Ini Panduan Pemberiannya. alodokter.com : 2025
- 5 Tahapan Tekstur MPASI untuk Bayi Usia 6 hingga 12 Bulan. prenagen.com
- Kapan Sebaiknya MPASI Mulai Diberikan? keslan.kemkes.go.id : 2022
- Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) . idai.or.id : 2018
Oleh :
Miss Gunti Afsari, S.Pd (Kepala Cabang Alifa MBDC Cabang Pandega Marta)




