Jl. Kenari No. 77, Muja-muju, Umbulharjo, Yogyakarta

Jam Operasional

Senin - Jumat: 06.45 AM - 18.00 PM Sabtu: 07.00 AM - 16.00

Tantangan Pengasuhan di Era Digital (Kecanduan Gadget)

Di era digital saat ini, anak-anak tumbuh berdampingan dengan teknologi. Gadget, televisi,  dan Internet menjadi sarana belajar yang menarik. Tidak bisa dimungkinkan teknologi digital saat ini memang sudah melekat ke semua kalangan, termasuk anak usia dini. Teknologi juga membuat segala sesuatu yang menjadi lebih mudah. Tapi ternyata teknologi juga bisa menjadi musuh dalam arti memberikan dampak ketergantungan yang dapat memberikan dampak yang berbahaya bagi anak usia dini. Tidak sedikit orangtua mengeluhkan tentang anaknya yang mengalami ketertarikan pada Internet yang menggaanggu aktivitas harian sehingga bisa melewatkan hal-hal penting seperti belajar dan beristirahat.

Di era digital  ini, orangtua juga menghadapi tantangan baru dalam pola asuh anak. Kemajuan teknologi dan akses mudah ke informasi telah mengubah cara anak-anak berinteraksi dengan dunia. Untuk memastikan perkembangan yang sehat dan seimbang, penting bagi orang tua untuk memahaminya serta mengadaptasi metode pengasuhan di rpera digital.

A. Ketergantungan pada Gadget

 Banyak anak menjadi lebih tenang saat diberi gadget, sehingga orangtua menjadikannya “alat bantu” sehari-hari. Namun jika tidak di batasi, hal ini bisa menyebabkan:

  • Anak sulit lepas dari gadget
  • Mudah tantrum saat gadget diambil
  • Anak kurang fokus

Padahal anak usia dini masih membutuhkan stimulasi nyata bukan hanya dari layar.

B. Tantangan Orang Tua dalam Pengasuhan Di Era Digital

Berikut adalah tantangan orangtua dalam pola asuh di era digital, diantaranya:

1. Paparan Berlebih Terhadap Layar

Anak-anak zaman sekarang cenderung menghabiskan waktu  di depan layar, baik itu untuk bermain game, menonton vidio, maupun berinteraksi di media sosial. Paparan berlebihan terhadap layar dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan tidur, masalah mata dan ganguan perkembangan lainnya seperti terlambat berbicara.

2. Konten Tidak Sesuai

Internet menyediakan akses tak terbatas ke berbagai jenis konten, yang tidak semuanya cocok dilihat oleh anak usia dini. Jika anak usia dini sering menonton konten yang tidak pantas  atau berbahaya  dapat memengaruhi perkembangan mental dan emosional anak. Tanpa pengawasan, anak bisa mengakses berbagai konten yang belum tentu sesuai usia, seperti:

  • Tayangan dengan kekerasan
  • Bahasa yang kurang sopan
  • Konten yang tidak mendidik.

Pendampingan orangtua sangat penting bukan hanya memberikan gadget lalu membiarkan anak menonton sendiri.

3. Kurangnya Interaksi Sosial.

Penggunanya gadget yang berlebihan dapat mengurangi waktu interaksi anak dan orangntua maupun orang-orang yang ada di sekitar mereka. Dampaknya apa?

Berikut:

  • Perkembangan bahasa bisa terlambat
  • Anak kurang terbiasa berkomunikasi dua arah
  • ikatan emosional berkurang

Padahal mengobrol, bermain, dan bercanda bersama adalah makanan utama bagi perkembangan anak.

4. Tantangan Konsistensi Orang Tua

Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Jika orangtua sering bermain HP di depan anak, sulit lepas dari gadget, mala anak akan mengikuti kebiasaan tersebut. Konsistensi orangtua menjadi kunci utama dalam pengasuhan di era digital.

C. Tips Orang Tua dalam menghadapi Tantangan Pengasuahn Anak di Era Digital

Berikut langkah sederhana yang bisa diterapkan oleh orang tua:

1. Buat Aturan Penggunaan Gadget dengan Membatasi Screentime
  • Anak usia 0-2 tahun : sebaiknya tanpa gadget
  • Anak usia 2-5 tahun : maksimal 1 jam per hari dengan pendampingan
2. Dampingi Anak Saat Menggunakan Gadget
  • Pilih konten edukatif
  • Ajak anak berdiskusi tentang apa yang di tonton (usia 3tahun keatas
  • Awasi konten yang diakses Anak
3. Ciptakan Waktu Berkualitas tanpa Gadget
  • Bermain bersama
  • Membaca buku atau bermain lego bersama
  • Jalan santai di pagi atau sore hari
4. Menjadi contoh yang baik
  • Kurangi penggunaan gadget di depan anak
  • Tunjukan kebiasaan positif seperti Membaca buku atau berinteraksi dengan orang sekitar.
5. Bangun Rutinintas Seimbang
  • Waktu belajar, sekolah atau daycare.
  • Waktu bermain
  • Waktu istirahat.

    6. Berikan aktivitas fisik dan sosial
  • Mewarnai
  • Menyusun Balok
  • Mengelompokan bola
  • Menuang air
  • Bermain bersama tetangga atau saatnbepergian ke palyground dan berbagai aktifitas positif lainnya
7. Masukan anak ke sekolah atau daycare

Di sekolah atau daycare anak-anak dibiasakan untuk:

  • Bermain aktif
  • Bersosialisasi dengan teman
  • Belajar melalui aktifitas langsung (bukan layar)
  • Dan tentunya semua stimulasi sudah di sesuaikan dengan usia masing-masing anak agar tidak terjadi over stimulasi.
  • Pola asuh yang konsisten sehingga orangtua bisa membantu anak tumbuh lebih optimal tanpa perlu khawarir terlalu sering terpapar gadget

Mengasuh anak di era digital memerlukan pendekatan yang bijaksana dan adatif. Denga. Memahami tantangan yang ada dan menerapkan solusi yang tepat,  orangtua dapat membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang sehat, seimbang dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi dan gadget.

Sumber:

  1. https://herminahospitals.com/id/articles/pola-asuh-anak-di-era-digital-tantangan-dan-solusi
  2. https://dp3appkb.bantulkab.go.id/news/mengasuh-di-era-digital-tantangan-dan-solusi-bagi-orang-tua-masa-kini
  3. https://www.google.com/amp/s/www.liputan6.com/amp/5699984/tantangan-dan-solusi-bagi-orangtua-dalam-mengasuh-anak-di-era-digital-penting-untuk-diterapkan

 

Oleh: Isnaini M, Amd. Keb
Kepala Cabang Alifa MBDC Gamping

 

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment


slot gacor